Merayap Lagi, Pasien Covid Klaster Lebaran di Cipayung Tembus 104 Orang

0
284

Suara. com – Jumlah pasien positif Covid-19 dalam RT 3 RW 3 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur kembali meningkat. Klaster corona yang lahir diduga karena interaksi saat Hari Raya Idul Fitri 1442 H kemarin ini menjadi 104.

Hal ini dikatakan oleh Camat Cipayung, Fajar Eko Satrio di lokasi. Berarti ada penambahan sebanyak 23 pasien dari sebelumnya anak obat yang terdata adalah 81 orang.

Fajar mengatakan pihaknya mendapatkan jumlah pasien tentu ini setelah melakukan swab test kepada 691 awak yang tinggal di provinsi yang sama.

Camat Cipayung, Fajar Eko Satrio saat di RT 3 RW 3 Kelurahan Cilangkap yang menerapkan lockdown karena kasus klaster lebaran warga. (Suara.com/Fakhri)
Camat Cipayung, Fajar Eko Satrio zaman di RT 3 RW 3 Kelurahan Cilangkap dengan menerapkan lockdown karena peristiwa klaster lebaran warga. (Suara. com/Fakhri)

“Per hari ini total yang positif Covid-19 pada RT 3, RW 3 ada 104 pasien lantaran 691 warga. Dari sekitar 200-an KK (Kepala Keluarga), ” ujar Fajar, Minggu (23/5/2021).

Baca Juga: Polisi Ponorogo Belum Tuntaskan Kasus Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19

Setelah membludaknya kasus corona pada 18 Mei cerai-berai, pihaknya bersama aparat setempat sudah melakukan micro lockdown. Pergerakan masyarakat dibatasi dan pintu keluar-masuk warga ditutup.

“Lockdown 14 hari dari tanggal 18 Mei. Jadi sampai 2 Juni, ” tuturnya.

Warga di RT 3 RW 3 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur yang menerapkan lockdown. (Suara.com/Fakhri)
Masyarakat di RT 3 RW 3 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur dengan menerapkan lockdown. (Suara. com/Fakhri)

Menurutnya, penyebab awal penularan Covid-19 terjadi karena interaksi masa lebaran. Salah satu anak berinteraksi dengan warga sekitar padahal salah seorang dalam antaranya tidak diketahui pantas terjangkit Covid-19.

“Satu rumpun besar, satu kampung dalam saat hari raya mereka interaksi. Kebetulan tidak tahu ada yang sakit, melempem bawaan atau asma. Yang bersangkutan juga tidak tahu sehingga masih berinteraksi & penyebarannya cepat, ” pungkasnya.

Baca Juga: 1 RT dalam Cipayung Lockdown Lokal, Perkiraan Sementara Akibat Interaksi Lebaran