Buruh Bersama Kapolda Sambangi Gedung MK di Aksi May Day 2021

0
384

Suara. com porakporanda Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran bersama perwakilan massa konsorsium buruh menyambangi gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Sabtu (1/5/2021). Hal itu berkaitan secara aksi massa dalam lembaga perayaan Hari Buruh ataupun May Day.

Perwakilan massa buruh dengan mendatangi gedung MK bergabung Kapolda Metro Jaya salah satunya adalah Presiden Liga Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal. Saat tersebut, perwakilan massa buruh sedang berada di gedung MK.

Terpisah, Wakil Presiden KSPI, Riden Hatam Aziz mengucapkan, sebanyak 20 sampai 30 massa buruh sebagai perwakilan diterima masuk ke gedung MK. Dalam hal ini, massa buruh menyerahkan tuntutan

“Hari tersebut aksi kami menunggu arahan kami nanti aksi masa tetap di sini lalu kami perwakilan 20 ataupun 30 orang diterima MK. kami paham gugatan telah masuk, kami serahkan tuntutan, ” kata Riden dalam kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Inilah Sejarah May Day 1 Mei di Segenap Dunia

Beres menyerahkan petisi ke MK, perwakilan massa buruh akan bergerak ke Istana Negara. Nantinya, mereka akan menyerahkan terkait petisi yang bersentuhan dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 bersama agen KSP.

“Selesai di MK kami bakal ke Istana Negara, dalam Istana Negara kami bisa konfrm insya allah bisa diterima KSP, kami hormati tidak ada dialog ana sampaikan petisi kami terhadap UU Nomor 11 tarikh 2020, ” sambungnya.

Cabut Omnibus Law

Riden mengutarakan, adapun sejumlah tuntutan yang disampaikan dalam aksi hari ini masih berkaitan secara Omnibus Law – UNDANG-UNDANG Cipta Kerja. Secara bahana, mereka meminta agar undang-undang itu untuk segera dicabut.

“Dalam laku perayaan May Day ini tema kami usung ialah gelegar perlawanan terhadap uu omnibuslaw kemudian tuntutan ana hanya satu batalkan dan cabut UU Cipta Kerja Omnibus Law, ” kata dia.

Baca Pula: Ucapan May Day 2021, Cocok Untuk Update Status!

Meski pandemi Covid-19 masih menghajar Tanah Air, pengikut aksi tetap turun ke jalan untuk menyuarakan tuntutannya. Untuk itu, para pengikut aksi tetap melakukan rapid test antigen.